Tampilkan postingan dengan label Puisi dan Pantun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi dan Pantun. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Juli 2015

Pantun : Pedulilah Terhadap Kelestarian Lingkungan

Kalau ayam suka bejalan

Kalau  itik  suka berenang
Ayo kita jaga lingkungan
Untuk masa depan yang gemilang

Jangan kamu jemur  celana
Bila hari sedang hujan
Jangan ngaku orang Indonesia
Bila tidak peduli lingkungan

Mari kawan burung camar
Semuanya terlihat seperti kembar
Mari kita berhenti bakar membakar
Agar udara tidak tercemar

Bila siang terbitnya matahari
Bila malam terbitnya bulan
Bila senang lingkungan asri
Mulailah dari menjaga lingkungan

Jalan-jalan ke pelabuhan
Sambil membeli banyak ikan
Jangan harap hidup nyaman
Kalau belum peduli terhadap lingkungan

Mawar ditanam harus di siram
Pastikan airnya  selalu ada
Mari kawan mulai menanam
Untuk bekal cucu kita

Tanamkan mangga di halaman
Niscaya nanti akan berbuah
Tanamkan cinta terhadap lingkungan
Agar menjaganya terasa mudah

Lindungilah baju yang putih
Jangan sampai terkena tinta
Budayakanlah hidup bersih
Itulah ciri khas bangsa kita


Tinta merah dikira darah
Tinat kuning dikira nanah
Jangan marah dibilang bocah
Kalau tidak pedui dengan sampah

Baju sekolah itu berkerah
Dan berwarna sangat putih
Mari kita peduli sampah
Agar dunia menjadi bersih

Untuk membangun gunakan beton
Untuk maskeran gunakan buah
Marilah kita menanam pohon
Agar dunia terasa indah

Kalau kaca bisa pecah
Kalau emas bisa berkarat
Kalau Tanya sekolah terindah
Sudah pasti smansa sungailiat

Kamis, 09 Juli 2015

Puisi : Ratapi Tujuan Kita

"Ratapi Tujuan Kita"
karya : Bobby O.

Suara itu
raungan dari mesin itu
seaka merobek gendang telingaku
tarian asap itu terasa
menegjek kearahku
asap itu menyesakkan dada
tumpahan minyak dari mesin itu
menggigit permukaan sungai

perhatikan perubahan warna pada air itu
air yang bening berubah menjadi abu-abu
perubahan warna air itu
melambangkan keinginan manusia
keinginan manusia yang awalnya bersih dan suci
berubah menjadi ketidakjelasan
sungai itu seakan bertanya-tanya
mengapa manusia melakukan itu
apa tujuan manusia sebenarnya
untuk apa itu semua

kalian bilang untuk mencari hidup
kalian bilang untuk mencari hidup
tapi mengapa kalian sendiri yang merusak
unsur-unsur kehidupan
dapatkah kita menyadari itu semua

Minggu, 05 Juli 2015

Pantun "Ayo Selamatkan Lingkungan"

Nah kali ini kami akan ngebagiin pantun lagi yang berkaitan dengan lingkungan alam

Angin bertiup kearah barat
Dari barat bertiup ke kota
Lingkungan bersih dan juga sehat
Akan menjadi cerminan hidup kita

Kelapangan main layangan
Terbang tinggi karena angin
Jagalah alam jagalah lingkungan
Agar masa depan tetap terjamin

Ayam negri berwarna putih
Putihnya bersih tidak berjambul
Jangan berharap udara akan bersih
Bila hutan tetap digundul

Pergi ke Surabaya naik kereta
Kereta berhenti di stasiun kota
Mari cintai alam kita
Maka alam akan mencintai kita

Didalam laut ada kerang
Selain kerang ada juga alga
Bagaimana bencana tak datang
Jika lingkungan tidak di jaga

Rumput beracun dimaken Kuda
Kude e mati jadilah bangkai
Kek ape punye banyek SDA
Men dak dilestariken hanya nek makai


Pagi bute lah gi masek nasi
Men lah masek di bawak ke Ume
SDA BABEL banyek potensi
Yoh kite jage same-same


Gi ke Sungailiat naek bis
Bis e lah penoh muatan e banyak
Timah bangkak lah nek abis
Macem mana jadi e masa depan kelak


Makan nasik laok e rusep
Makan e ditempet amir
Cemanelah mate dak kesarep
Men utan lah jagi gurun pasir


Muat umah dari beton
Beton dicat warna e kuning
Yoh kite namem pohon
Udara berseh benapas ge seneng


Hari selaso gi ke Kobak
Jangen lupak meli kue
Men ngakuk sayang kek pulau bangkak
Jage alam e lestarikan alam e


Meli buah di pasar bawah
Di pasar bawah g ade yang jual kursi
Men lah udeh gi nyarik timah

Lahan e jangan lupak di reklamasi

Kamis, 02 Juli 2015

Puisi: Perasaanku Kini, Perasaanku Hijau



Saat ini kerusakan lingkungan di Indonesia, terutama di Bangka semakin menjadi dan menghasilkan titik-titik kerusakan lingkungan yang sangat parah. Pencemaran lingkungan di Bangka semakin parah dan hal ini disebabkan karena ulah manusianya yang tidak mau menjaga kelestarian lingkungannya. Oleh sebab itu, sudah saatnya kita menjaga kebersihan lingkungan Bumi Serumpun Sebalai ini. Berikut adalah puisi yang mencerminkan kondisi alam Bangka, selamat membaca dan jangan lupa beri komentar! :)
Perasaanku Kini, Perasaanku Hijau
Karya: Gusti Ivanda Firhan

Adalah suatu hal yang kurindu
Ketika melihatmu
Berseri dengan hijaumu
Berkilau dengan indahmu
Bersinar dengan bersihmu
Berirama dengan lestarimu

Adalah suatu hal yang kubenci
Ketika melihatmu
Terseok oleh kemauan yang amat kejam padamu
Tercabik oleh keinginan yang tak peduli dirimu
Tersiksa oleh perbuatan yang tak mau lestarimu
Terkoyak oleh pekerjaan yang sangat merusakmu

Adalah suatu hal yang kuingin
Ketika melihatmu
Dihiasi tangan-tangan mereka yang peduli
Dibalikkan menjadi sangat indah kembali
Diperbuat agar lestarilah kembali
Diperindah demi seimbang kembali

Adalah suatu hal yang kuimpikan
Yaitu kembalinya sang hijau yang indah
Bagai ketika dahulu

*jangan lupa beri komentar*

Senin, 29 Juni 2015

Puisi

Banyak sekali perubahan-perubahan yang terjadi pada alam kita, keadaan alam yang hijau dan asri sangat sulit ditemui saat ini. perubahan-perubahan tersebut di akibatkan oleh tindakan manusia yang tidak peduli lingkungan, lantas apa yang harus kita lakukan ? berikut ini kami akan nge-share puisi tentang perubahan alam. Selamat membaca
                                   

"Perubahan Alam"
karya : Bobby O.

Telah terjadi perubahan besar
Saat ku ratapi alam ini
Alam yang dulu . . .
Penuh pesona dan membahana
Dengan semilir angin yang bertiup
Janur kuning melambai lambai
Dan ilalang yang menari nari
Serta nyanyian para binatang
Yang selalu menantikan senyuman sang mentari
Kini telah tiada

Kini yang tinggal hamparan pasir putih
Bayangan-bayangan  manusia yang terbunuh oleh mentari
Air sungai yang mengamuk
Desiran-desiran debu yang melayang
pohon-pohon yang berteriak
Minta Tolong . . .
Adakah kalian dengar . . .
Adakah kalian merasa risih . . .
Adakah kalian sedih dengan perubahan itu . . .

Marilah kita peduli
Tanamlah minimal satu pohon
Untuk melindungi dan menyamarkan
bayanganmu dari sengatan sang mentari
Yang mengintai

Sabtu, 27 Juni 2015

Pantun-Pantun Lingkungan Bangka Masa Kini



Halooo! 

Saat ini, lingkungan di  Pulau Bangka makin memprihatinkan saja, ya. Lihat saja, kerusakan lingkungan terjadi dimana-mana akibat ulah sebagian masyarakat yang tidak mau menjaga kelestarian lingkungan. Nah, kami dari redaksi akan menyajikan pantun yang berkaitan dengan hal tersebut. Selamat membaca!
 
Jika makan saat berbuka
Kue dan coklat pun dimakan
Kulihat lingkungan Bangka
Makin hari makin memprihatinkan

Jikalau ingin berbuka
Jangan lupa belilah mangga
Banyak tambang di Pulau Bangka
Buat lubang banyak menganga

Lihat indahnya mawar melati
Antara banyak kembang-kembang
Pohon-pohon kini berganti
Dalamnya lubang bekas tambang

Buat pondasi haruslah kuat
Agar kuat diterjang badai
Jika kita tak mau berbuat
Bangka Hijau takkan tercapai

Hidup suka jugalah duka
Akan menjadi sebuah cerita       
Tanam pohon di Pulau Bangka
Agar hijau dipandang mata

Motor diservis karena rusak
Jangan lupa tuangkan oli
Kenapa lingkungan Bangka rusak
Karena masyarakat kurang peduli

Mawar-mawar indah merekah
Buat terpana yang melihatnya
Karena kita yang serakah
Alam pun jadi korbannya

Jika sedang bermain bola
Fokuskan pandang ke depan
Lihat TI yang merajalela
Rusak hutan dan kehidupan

Akan dibangun istana raja
Dengan megahnya bangunan
Bangka makin panas saja
Banyak yang tak peduli lingkungan

Buah durian banyaklah duri
Singkirkanlah sebelum dimakan
Bagaimana Bangka mau asri
Bila sampah masih berserakan

Gelang-gelang terlihat indah
Jika dipakai di pergelangan tangan
Jangan hanya tunggu perintah
Bila ingin menghijaukan lingkungan
Pohon jati pohon meranti
Di taman dekat kolam ikan
Kenapa pohon di Bangka berganti
Lubang tambang yang meresahkan

Pagi hari melihat burung
Berterbangan di atas awan
Banyak yang hanya ingin untung
Tak melihat kelestarian lingkungan

Bermainlah anak-anak pulau
Dengan hati yang sangat girang
Kami rindu Bangka yang hijau
Yang tak dirusak segelintir orang

Alkisah ada seorang raja
Duduk di singgasana nyaman
Hanya demi keuntungan saja
Tambang-tambang rusak lingkungan

Lihat benda sangat mengkilat
Pandangan pun menjadi silau
Ayo kita aktif berbuat
Wujudkan Bangka yang hijau

*jangan lupa komentar dan bagikan ke teman-teman*